Selasa, 03 Agustus 2010

Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal …!

Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalah hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda, maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda akan menjadi sangat membosankan/tidak menggairahkan.

Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi “penonton” dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa tujuan/misi!, Anda harus mempunyai misi hidup di dunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!

Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik, jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan/kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan.

Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal …!

Simak “Prestasi Kegagalan” seseorang dan bandingkan dengan diri Anda:

- Gagal dalam bisnis/bangkrut, 1831

- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1832

- Bisnis kembali bangkrut, 1834

- Tunangan meninggal dunia, 1835

- Nervous breakdown, 1836

- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1838

- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1843

- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1848

- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1855

- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, 1856

- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1858

- 1860, Abraham Lincoln, berhasil Menjadi Presiden USA!!, You cannot fail… Unless you Quit!!

Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun Abraham Lincoln adalah seorang “juara gagal”. Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba, maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang!. Ingatlah bahwa “Winners never quit, Quitters never win !!”

Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah :

1. Anda HARUS berani menjadi sedikit “GILA” (dalam hal yang positif).

Abraham Lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas Alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, Colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wright bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Kennedy yang ingin manusia bisa ke bulan, dll. adalah contoh-contoh manusia yang agak “gila” dan karena keuletan mereka yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeda dimana orang biasa tidak mau atau tidak berani melakukannya.

Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge “nothing in the world can take the place of persistence, talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determinatiion alone are omnipotent”

“Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakat pun tidak sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat . Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijazahnya geripis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda”

inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil, maka ingatlah pernyataan di atas, bahwa “tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!”

2. Kendalikan Pikiran Anda

Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus Anda bisa kendalikan. Galileo bahkan pernah mengatakan “hati-hati dengan pikiran Anda”. Apa yang harus kita kendalikan? pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukan pikiran yang positif.

Anda adalah apa yang Anda pikirkan!! jika Anda pikir akan gagal, maka sebenarnya Anda sudah gagal. Untuk itu sukses selalu dimulai dari pikiran Anda!. Anda harus memiliki sikap “can do attitude” yakni “aku bisa melakukan hal itu”. Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan “aku tidak bisa”. Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan/kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas, Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik, maka Anda harus melakukan oto sugesti kepada pikiran Anda “I refuse to give up, i shall continue firmly, steadily, and persistently until my good appears!”

Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan, dll tapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuslah pada emasnya!!

“Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita” (William James)

3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.

Ya! Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikannya. Fokuslah sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.

Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda trauma. Ubah rasa traumatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak dapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami/istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistensi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.

Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik !!

Personality Plus

Dalam menjalankan bisnis atau bergaul dalam keseharian ini kita akan menemui banyak orang yang sifat dan karakternya kepribadiannya berbeda-beda. Untuk mempermudah membedakan orang dari sifat dan karakternya ada salah satu referensi buku yang menarik di tulis oleh Florence Littauer yang berjudul Personality Plus. Membawakan topik klasik psikologi, yang konon sudah ditetapkan Hippocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu empat kepribadian: Sanguinis, Melankolis, Koleris, dan Phlegmatis.


Kepribadian Sanguis :
Kemampuan orang Sanguinis yang Populer untuk melangsungkan percakapan yang mengasyikkan apakah mengenai Koperasi atau Kongo merupakan segi plus yang membuat iri hati orang lain; tetapi kalau dibawa sampai ke ujung yang ekstrim orang Sanguinis yang Populer bicara terus-menerus, memonopoli, menyela, dan menyimpang terlalu jauh dari kebenaran.


Kepribadian Melankolis :
Pemikiran analitis yang mendalam dari orang Melankolis yang Sempurna merupakan ciri khas yang jenius, banyak dihormati oleh mereka yang pikirannya lebih dangkal, walaupun demikian kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, dia jadi menyebabkan kemurungan dan menekan perasaan.


Kepribadian Koleris :
Bakat orang Koleris yang Kuat untuk kepemimpinan yang cepat dan tajam sangat diperlukan dalam setiap tahap kehidupan pada zaman sekarang; tetapi kalau dibawa sampai titik esktrim, orang Koleris yang Kuat jadi sok berkuasa, mendominasi, dan manipulatif.


Kepribadian Phlegmatis :
Sifat orang Phlegmatis Damai yang mudah bergaul merupakan perpaduan yang mengagumkan dan menjadikannya orang yang paling disukai dalam kelompok mana saja; namun kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, orang Phlegmatis yang Damai tidak peduli melakukan apa pun, masa bodoh, dan tidak punya kepastian.


Keempat tipe kepribadian tersebut, menurut Littauer, juga bisa bercampur dalam diri seseorang. Littauer membedakannya menjadi empat: campuran alami, campuran pelengkap, campuran yang berlawanan, dan sedikit-sediki-t dari segalanya.


Campuran alami adalah Sanguinis Koleris dan Melankolis Phlegmatis.
Campuran pelengkap yang berorientasi hubungan Sanguinis Phlegmatis
Campuran pelengkap yang berorientasi tujuan Koleris Melankolis
Campuran berlawanan dianggap sebagai pertikaian batin yaitu Sanguinis Melankolis dan Koleris Phlegmatis.


Sedangkan yang mempunyai sedikit dari segalanya, dengan asumsi sudah mengikuti tes kepribadian dengan benar, dianggap mungkin Phlegmatis, mungkin orang sempurna, atau mungkin orang yang masa kecilnya terlalu diarahkan, dikontrol, dan ditindas sehingga tidak mengenali diri sendiri.

Kenali diri kita sendiri sebelum mengenali orang lain


Referensi :
Personality Plus - Florence Littauer

Jadi Nomer Satu ( Eileen Rachman, EXPERD )

Rasa haru tak bisa ditahan mengenang momen-momen di mana kita mendengar berita "Indonesia nomor satu di dunia". Rudy Hartono juara bulutangkis terlama di dunia, Ellyas Pical juara tinju, dan berita yang terakhir, di tengah gonjang-ganjing dunia pendidikan nasional, Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih juara umum. "... bahkan, Jonathan berhasil mengalahkan 380 siswa dari 84 negara dan meraih gelar Absolutely Winner. TOFI nomor satu di dunia!”

Sayangnya, predikat nomor satu mulai menjadi ungkapan langka. Bahkan, ada kebiasaan tersenyum sinis untuk menerima predikat nomor “buncit" mengenai kinerja sumber daya manusia Indonesia di pasaran global, “rangking” untuk negara yang sarat korupsi, dengan berpikiran: “Ah.., yang penting bukan saya...!" Pertanyaan untuk kita semua adalah, apa yang sebenarnya bisa kita mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang dan mulai dari hal yang kecil?

Berobsesi Jadi Pemenang, Kenapa tidak?

Banyak orang tua meyakinkan putra-putrinya agar tidak cemas bila tidak mendapatkan rangking di sekolah. Kita lupa bahwa ‘tidak perlu’-nya seorang anak menjadi pemenang di bidang akademik bukan berarti dia tidak bisa menjadi pemenang di bidang lain, seperti memenangkan permainan, olah raga, kesenian, ketrampilan bergaul, atau bahkan di situasi kemanusiaan seperti menolong orang lain. Sense of success perlu di upayakan sejak dini, dalam segala hal, sehingga setiap individu mempunyai keyakinan bahwa ia bisa menjadi pemenang. Selain itu latihan untuk bersikap fair dalam menghadapi kekalahan juga hanya bisa dirasakan individu bila ia sendiri memang tertantang untuk berlomba. Amati potensi kita baik-baik, ‘think big’, dan beraspirasi tinggi untuk membuat tantangan yang realistik.

Perlombaan Ada di LUAR!

Bila ingin sungguh-sungguh jadi ‘pemenang, jangan berorientasi ‘ke dalam". Tidak bisa sekedar berorientasi ke internal perusahaan, internal kota sendiri, internal negara sendiri, dan hanya menjadi “jago kandang". Berorientasilah ke pelanggan karena membuat pelanggan happy membuat kita berjiwa pemenang. Berorientasilah ke mitra bisnis, mitra profesi. Buka wawasan dan lakukan riset mengenai sukses dan kiat yang dilakukan oleh orang lain, perusahaan lain, karyawan dari perusahaan lain. Simpan keyakinan: “Kalau orang lain bisa, kenapa kita tidak bisa?"

Lomba Memang “Fun”, tetapi Bersikaplah Serius

Lomba memang bagai permainan yang mengasyikkan tetapi upaya memenangkannya bukan lelucon. Seringkali ada tindakan tidak populer yang harus dilakukan, seperti minggir dulu, melawan arus, ciptakan hal baru, memisahkan diri untuk berlatih keras, tolak ajakan teman untuk bersantai, bahkan bersikap keras dalam mempertahankan prinsip. Semua itu akan membawa hasil akhir belakangan dan baru terasa kenikmatannya bila sudah memenangkan suatu situasi. Keluarga Item, perenang zaman dahulu, sudah berada di kolam renang sejak pukul 4 pagi. Para juara olimpiade fisika memasuki karantina selama 1 tahun, bekerja keras, berlatih dan tetap harus berupaya sekolah. Bukankah ini sesuatu yang sangat serius? Pertanyaannya, seserius apa perjuangan kita untuk menjadi nomor satu?

Saat Ragu, Bergeraklah

Seringkali jalur karier atau studi kita meragukan. Pada saat seperti itu, yakinkan bahwa berdiam diri tidak menguntungkan. Jangan terlena dalam analisa, analisa, dan analisa yang tidak membawa kita ke mana-mana. Terlena dalam analisa membuat kita bahkan ketinggalan kereta. Berpikir memang perlu, tetapi kita perlu melakukan sesuatu, dan tak perlu menunggu sampai hasil pemikiran kita perfect betul. Lakukan sesuatu, dengarkan intuisi Anda, bergeraklah sesuai kata hati. Pada saatnya Anda akan menemukan jalur Anda kembali.

Lawan Sikap Kurang Percaya Diri Dengan Antusiasme

Dalam latihan-latihan outbound yang kami selenggarakan, banyak sekali keberanian dimunculkan hanya karena antusiasme para peserta. Para peserta yang tidak pernah berani melewati jembatan tali tinggi akhirnya bisa memutuskan untuk melakukannya hanya karena antusiasme yang ditularkan teman-temannya. Selain kenyataan bahwa sikap antusias itu menular, sikap tersebut juga sangat berguna untuk menggali potensi ketrampilan dan kreativitas yang selama ini terbelenggu oleh rasa tidak percaya diri atau situasi emosi lainnya. Bahkan banyak pemenang yang bisa berhasil hanya dengan bermodalkan antusiasme yang tidak ada habisnya.

Relaks Setiap Saat, Bekerja Setiap Saat

Biarkan diri kita terlena, dan tertidur setiap saat tubuh menuntut untuk beristirahat, di dalam bis, pada saat mata perih memandang komputer. Dengan demikian kita juga memperbolehkan diri kita untuk menikmati pekerjaan dan berpikir, 24 jam sehari 7 hari seminggu. Relaks, berpikir dan kerja keras bisa dilakukan dalam waktu yang bersamaan. ***

KALAU MAU KAYA NGAPAIN TAKUT NGUTANG,,,,???

Sangat bertolak belakang dengan anggapan umum yang memandang utang sebagai sumber masalah. Buku ini justru membuktikan dengan tegas bahwa utang adalah sumber solusi dan jalan pasti untuk meraih kesuksesan bisnis dan kekayaan. Buku ini akan memandu Anda dalam mendapatkan utang produktif yang bakal membesarkan bisnis Anda.

“Ingat Utang Itu Mulia”
Pengantar Purdi E. Chandra
(Pendiri Primagama Group & Entrepreneur University)

Baru baca judulnya, saya langsung tertarik untuk membaca lebih lanjut buku ini. Sejak awal saya sepakat bahwa utang itu bisa bikin kita kaya. Ini bukan omong kosong, karena saya dan murid-murid saya di Entrepreneur University (EU) telah membuktikannya. Karena tak ingin sendirian menikmati enaknya ngutang, setiap kali mem-bawakan materi entrepreneurship saya selalu tekankan dan saya dorong mereka untuk tidak takut ngutang. Prinsip saya sama persis dengan judul buku yang sekarang Anda pegang, Kalau Mau Kaya Ngapain Takut Ngutang.

Saya dan murid-murid saya telah membuktikan kedasyatan dari kekuatan utang. Bagi saya, utang bukanlah sebuah aib yang harus ditutup-tutupi dan dijauhi, melainkan utang adalah berkah dan tindakan terpuji. Saya sebut berkah karena setiap bisnis yang saya bangun dengan modal uang pinjaman selalu memberikan hasil yang gilang-gemilang. Berbisnis dengan modal ngutang seakan mampu menggenjot etos kerja saya, karena saya merasa punya tanggung jawab moral dan finansial kepada si pemberi pinjaman. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa saya hobi banget ngutang.

Selain membawa berkah, bagi saya utang juga sangat mulia. Dalam ajaran agama disebutkan, bahwa orang yang tangannya di atas lebih mulia dibanding dengan orang yang tangannya di bawah. Kaitannya dengan utang begini, ketika saya menyimpan uang di bank, katakanlah dalam bentuk deposito, maka setiap bulan saya akan mendapat hasil bunga tanpa bekerja. Dalam kondisi seperti ini saya adalah penerima bunga, tangan saya di bawah sedangkan tangan bank di atas.

Tapi seandainya dibalik bukan saya yang menyimpan uang di bank, melainkan bank yang ngasih pinjaman kepada saya. Maka setiap bulan saya harus memberi bunga atau bagi hasil kepada bank. Dalam kondisi seperti ini tangan saya di atas, sedangkan tangan bank berada di posisi bawah.

Seharusnya bukan pengutang yang berterima kasih kepada bank, tapi bank yang harus berterima kasih kepada pengutang. Logikanya dari pada uang nganggur di laci bank lebih baik saya pinjam, saya berdayakan untuk membuka usaha, saya serap tenaga kerja, saya gerakkan roda perekonomian, lantas saya ’gaji’ bank dan para nasabahnya dengan bunga yang saya bayarkan setiap bulan. Apakah utang yang seperti ini tidak disebut sebagai tidakan mulia?

Kalau ingin cepat kaya percayalah dengan saya, segera perbanyak utang Anda. Dengan catatan gunakan utang itu untuk membuka usaha, jangan dipakai untuk foya-foya. Dalam berbisnis saya selalu mengandalkan ilmu BODOL, yaitu Berani Optimis dengan Duit Orang Lain. Ilmu BODOL ini tak lain adalah utang. Pengalaman saya dan murid-murid saya di EU, utang merupakan cara yang paling efektif dan efisien untuk meli-patgandakan aset.

Selama utang Anda pakai untuk berbisnis tidak ada alasan lagi untuk takut ngutang. Meskipun utang Anda banyak nanti lambat laun akan lunas dengan sendirinya, tanpa terasa. Karena sebenar-nya yang melunasi utang itu bukan Anda melainkan pelanggan Anda.

Sekadar berbagi pengalaman, dulu saya beli dua ruko di Lampung seharga Rp280 juta. Berhubung kantong lagi bolong, dan memang saya jarang membiarkan uang nganggur di kantong, saya pun cari pinjaman di bank. Tak dinyana tak disangka, kok bank kasih pinjaman sebesar Rp360 juta. Padahal, untuk membeli ruko hanya dibutuhkan uang Rp280 juta. Itu artinya masih ada sisa uang Rp80 juta yang bisa saya pakai untuk renovasi dan buka usaha di ruko.

Singkat cerita, saya tidak perlu keluar uang untuk membeli ruko. Karena usaha yang saya jalankan di ruko tadi sudah bisa dipakai untuk bayar cicilan bulanan ke bank, bahkan terkadang ada lebihnya. Dan yang lebih mengejutkan, kini harga masing-masing ruko tadi melonjak menjadi Rp300-an juta. Artinya, cukup bermodalkan uang pin-jaman saya bisa memiliki dua ruko plus mendapat keuntungan dari kenaikan harga ruko sebesar Rp320 juta.

Kalau Mau Kaya Ngapain Takut Ngutang, karangan Didik Darmanto, seorang mantan wartawan yang saya kenal dengan baik, merupakan buku dasyat yang akan membuat Anda keranjingan ngutang. Di dalamnya tidak hanya memaparkan cara berpikir positif tentang utang, tapi juga menjelaskan kiat-kiat cerdas menggali sumber pendanaan. Tak ada salahnya bila buku ini Anda jadikan panduan.

Nah, setelah Anda tidak takut lagi ngutang, saatnya Anda menjadi warga negara yang baik dengan cara memperbanyak utang demi kema-slahatan dan kesejahteraan. Selamat ngutang, Anda pasti sukses.

Why We Want You to be Rich ???? # THE POWER OF NETWORK MARKETING

Dunia menghadapi banyak tantangan dan salah satunya adalah tantangan finansial. Orang mengharapkan negara, tempat kerja, atau keluarga mengurusi mereka. Donald Trump dan Robert Kiyosaki, dua pebisnis sukses dunia, meyakini bahwa persoalan finansial hanya bisa dipecahkan dengan pendidikan finansial. Trump dan Kiyosaki ingin mengajari Anda menjadi kaya.

Ketika berbicara mengenai uang, banyak orang ingin diberi tahu apa persisnya yang harus dilakukan. Mereka sering kali mengajukan pertanyaan yang spesifik, seperti, “Saya punya 25 ribu dolar. Apa yang harus saya lakukan dengannya?” Kalau Anda mengatakan bahwa Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan dengan uang Anda, banyak orang dengan senang hati memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan…dan rekomendasi mereka adalah bahwa Anda memberikan uang Anda kepada mereka.

Buku ini bukanlah buku “bagaimana caranya”. Donald dan Robert tidak memberi tahu Anda ke mana Anda harus berinvestasi. Mereka berbagi cerita sukses mereka dan bagaimana mereka memandang dunia uang, bisnis, serta investasi.

Dan yang menarik, di bab terakhir buku ini mereka tetap merekomendasikan bisnis Network Marketing untuk anda yang menginginkan financial freedom dari membangun asset Anda.

Problema kehidupan umat manusia yang semakin kompleks dengan tuntunan hajat hidup yang demikian besar telah banyak membentuk pola pikir dan tingkah laku masyarakat. Di satu sisi, manusia mengharapkan sebuah tatanan kehidupan bahagia, damai, aman dan menjamin kesejahteraan hidupnya. Pada sisi lain, penyakit-penyakit yang bersarang dalam hati, seperti iri hati, tamak, dengki, ghibah, dusta dan lainnya menghantarkannya pada kehancuran.

Setiap orang memiliki daya untuk mengikuti kemurnian dan keutuhan kasih sayang. Kebutuhan terciptanya cinta kasih merupakan suatu sifat yang secara mendalam tertanam di dalam fitrah manusia. Setiap orang memiliki kecondongan kepada cinta dan keharmonisan hidup. Oleh karena itu, ia membenci kesendirian dan pengasingan. Akan tetapi, tanpa memperoleh ketenangan pikiran dan jiwa, seseorang tidak mampu hidup secara damai dengan orang lain atau bahkan dengan dirinya sendiri. Sedemikian pentingnya penyatuan hati ini sehingga Islam menganjurkan kepada manusia untuk memperbanyak menciptakan ruangan silaturahmi.

Silaturahmi sesungguhnya memiliki makna yang lebih tinggi dibandingkan sekadar saling bersalaman atau berkunjung. Silaturahmi adalah suatu kekuatan mental dan kemampuan yang tinggi dari hati manusia untuk menyambungkan ikatan persaudaraan.

Di pihak lain, silaturahmi juga sesungguhnya merupakan sarana efektif untuk membentuk jaringan kerja yang solid yang merupakan salah satu kunci sukses karier dan kehidupan pribadi.

Dalam kaitan itulah, penerbit menghadirkan kolaborasi luar biasa dari dua narasumber istimewa. Pertama, Andrew Ho, motivator Asia dan penulis sejumlah buku, yang akan memperkaya pengetahuan kita tentang network marketing. Kedua, Aa Gym, sebagai ikon perubahan yang akan menyajikan ulasan mendalam tentang kekuatan silaturahmi.

Perpaduan kedua pemikiran ini kami harap dapat menghembuskan angin segar bagi para network marketer, para pelaku bisnis, dan masyarakat umum, dalam memaknai betapa pentingnya nilai-nilai silaturahmi dalam membentuk jaringan bisnis yang solid.

The Next Trillion (baby boomer)

ERA BISNIS MAKANAN KESEHATAN
Menurut pengamat ekonomi dan penulis buku Paul Zane Pilzer, data satu decade mendatang ada perkembangan industri yang fantastik, Industri Kesehatan. Prediksi ini bukan tanpa dasar, karena ada generasi yang mampu menggerakkan ekonomi dunia, yakni Baby Boomer.

Baby Boomer, sebuah generasi yang belakangan menjadi penggerak, trendsetter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak ekonomi global. Mereka yang membuat industri property meledak, mereka yang membuat industri otomotif berkembang pesat. Baby boomer pula yang menggerakkan industri asuransi, computer dan internet.
Generasi Babby Boomer adalah sebuah generasi yang tidak lagi memikirkan bagaimana mencari uang. Mereka adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan. Mampu mendapatkan lebih banyak uang, dan memiliki daya beli yang tinggi. Mereka pada tingkat produktifitas tinggi.

Sangat masuk akal, jika salah satu decade mendatang, mereka diperkirakan akan menggerakkan industri kesehatan. Karena pada usia yang sangat produktif (37-55 tahun) mereka ingin lebih sehat (feel healthier), memperbaiki penampilan (look better), memperlambat penuaan (slow down aging), dan ingin mencegah berbagai macam penyakit (prevent diseases). Intinya mereka ingin merawat kesehatannya, mereka tidak rela penyakit mencuri usia produktifnya. Di Amerika jumlah mereka memang hanya 30% dari populasi, namun mampu memberikan sumbangan GNP (Growth National product) sampai 50%.

Pada Tahun 70-an, dunia dikejutkan dengan Microwave
Tahun 80-an Industri Video meledak
Tahun 90-an Industri Computer dan Internet merambah dunia
Maka memasuki abad 21 ini, industri perawatan kesehatan (wellness industry) akan merajai dunia. Apalagi, tekanan persaingan dan tekanan pola makan, dan tekanan polusi semakin tinggi.

Apa yang anda bayangkan, duduk saja atau mengambil bagian?? ini adalah sebuah PELUANG.

Menurut paul, ada 4 (empat) pilihan jika mau berpesta pada peluang ini.

1. Tenaga Ahli (Practitioner)
Mereka akan merasakan hasilnya pada jangka waktu beberapa tahun mendatang.
Tentu saja jika ingin menjadi tenaga ahli, harus dibekali dengan pendidikan yang tidak murah. Jadi harus melakukan investasi dalam bentuk sekolah yang menghabiskan waktu beberapa tahun, dan uang yang tuidak sedikit. Lalu mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.

2. Sebagai Produsen (Manufacture)
Menarik ambil bagian dengan membangun industri. Tentu saja harus didukung dengan investasi jutaan bahkan miliaran dollar untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riet, hak paten, pengangkutan barang dll.

3. Penjual Eceran juga berpeluang sangat menggiurkan.
Tetapi tetap saja harus menyiapkan beberapa hal, seperti membayar lisensi, mampu bekerja tujuh hari seminggu, memiliki strategi iklan dan membayar sejumlah karyawan. Sebuah investasi yang jumlahnya tidak sedikit.

4. Distributor
Dalam 30 tahun perkembangan bisnis di dunia, distributor adalah bagian rantai bisnis yang paling besar mendapatkan keuntungan. Jadi keuntungan terbesar bukan pada pembuatnya. Contohnya seperti Sam Walton (pemilik Wall Mart), Fred Smith (Fedex), Josh Bishop (Amazone). Mereka adalah DISTRIBUTOR.

Namun mereka menjadi distributor dengan cara-cara yang sudah dikenal masyarakat. Maka distributor abad 21 ini akan menjadi miliarder dengan cara yang lebih cerdas. Yakni memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru dan memberikan informasi tentang cara penyalurannya, yakni dengan sistem NETWORK MARKETING.



Bisnis Distribusi ini memang sangat mengandalkan Kecepatan Pikiran, Produk yang lebih baik, Distribusi yang lebih baik. Karena pasar yang potensial adalah Baby Boomer. Gaya hidup mereka tidak bisa dihentikan, mereka ingin bersenang-senang, ingin mobil mewah, Mereka tidak ingin cepat tua. Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet muda, sehat dan penuh vitalitas.

Sebuah pepatah dari Cheryl Russel: "Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan Baby Boomer"
Jadi, Apa Anda masih mau menunda kesempatan??

Untuk informasi lebih lanjut tentang Peluang bisnis ini silakan e-mail data Anda.
asofyan28@yahoo.co.id

Impian & Sikap (cheryl russel)/ berfikir besar dan penyakit kegagalan.

IMPIAN adalah ambisi dari dalam diri manusia yang menjadi penggerak untuk maju. Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Dunia ini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan tehnologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar. Orang-orang besar itu adalah para pemimpi.


Dibisnis ini akan mudah dijalani jika mempunyai impian dan sikap dari diri pribadi pelaku distributor. Tanpa adanya impian dan sikap bisnisnya biasanya tidak akan jalan, kalau pun jalan biasanya sangat sulit. Jangan takut memimpikan sesuatu


Sikap positif juga harus dipunyai jika akan membangun bisnis ini. Tanpa adanya sikap yang positif biasanya mustahil bisnis ini dijalankan. Harus bersikap positif sekecil apapun, harus berubah dari hal yang biasa menjadi hal yang luar biasa. Bisnis di MELIA NATURE adalah bisnis milyaran rupiah kita harus bersikap profesional jangan menganggap bisnis ini kecil.

di grup LANJUTKAN sebagai support system, telah menyediakan berbagai macam pertemuan-pertemuan dan Alat bantu yang bisa di manfaatkan oleh distributor untuk mengembangkan dirinya. Dari pertemuan-pertemuan mingguan sampai pertemuan tahunan sudah dirancang sedemikian rupa untuk membina sumber daya manusia yang profesional jika kita benar-benar mau merendahkan hati kita untuk menerima pembelajaran/training yang diadakan.

Inilah alat-alat yang akan membantu anda tiba di tempat yang anda tuju di dalam hidup ini.

Berpikir besar dan anda akan hidup besar-
anda akan hidup besar dalam kebahagiaan-
anda akan hidup besar dalam pencapaian-
anda akan hidup besar dalam pendapatan-
anda akan hidup besar di antara teman-teman-
anda akan hidup besar dalam respek.

Jadi mulailah sekarang juga untuk mengetahui bagaimana membuat cara berpikir anda menghasilkan mukjizat bagi diri anda.

Di dalam buku yg bejudul BERFIKIR DAN BERJIWA BESAR dari David j. schwartz, anda akan menemukan bagaimana:
MENYEMBUHKAN diri dari "Dalih" yang merupakan "Penyakit Kegagalan" Ada 4 dalih pada umumnya yakni ;
Dalih kesehatan,
Dalih inteligensi,
Dalih usia, dan
Dalih nasib Membangun Kepercayaan dan Menghancurkan Ketakutan Diri.